ANJ Meminta Pelanggan Bertaruh Secara Bertanggung Jawab

ANJ Asks Customers to Bet Responsibly

L’Autorité Nationale des Jeux (ANJ), regulator perjudian Prancis, telah mengeluarkan peringatan tentang bahaya perjudian menjelang Piala Dunia FIFA di Qatar. Acara sepak bola papan atas dimulai dalam seminggu dan akan merekatkan penggemar olahraga dari seluruh dunia ke layar.

“Kamu melihat, kamu kalah”

Kampanye baru pihak berwenang menggunakan slogan “Anda melihat, Anda kalah”, yang menyandang nama yang sama dengan lagu promosi baru yang dirilis oleh ANJ. Melalui inisiatif ini, regulator ingin mengingatkan masyarakat bahwa perjudian selalu salah dan oleh karena itu masyarakat harus berjudi secara bertanggung jawab atau tidak berjudi sama sekali.

Kampanye ini mengikuti studi terbaru oleh Harris Interactive, yang menurutnya lebih dari 1/3 orang dewasa di negara tersebut berencana untuk mempertaruhkan uang selama Piala Dunia 2022. Oleh karena itu, ANJ ingin meningkatkan kesadaran dan akan secara aktif mengingatkan orang bahwa bertaruh tidak menjamin kemenangan.

Kampanye “T’as vu, t’as perdu” mendahului apa yang diyakini para analis akan menjadi musim rekor untuk taruhan olahraga di Prancis. Menurut pakar keuangan, pegangan taruhan Prancis selama Piala Dunia dapat melampaui rekor $450 juta (tingkat konversi saat ini) yang ditetapkan pada tahun 2020. Menjelang musim olahraga yang menjanjikan, sangat penting untuk mengingatkan orang agar bertaruh secara bertanggung jawab.

Isabelle Falque-Pierrotin, Presiden ANJ, mengatakan bahwa ini adalah kampanye pencegahan pertama dari regulator. Dia mengatakan bahwa regulator tidak ingin memusuhi industri taruhan olahraga melainkan melindungi kaum muda dengan mengajari kaum muda tentang betapa berbahayanya perjudian yang berlebihan.

ANJ ingin memastikan bahwa taruhan olahraga terus menjadi kegiatan rekreasi alih-alih menjadi sumber kerugian dan kesengsaraan bagi penggemar olahraga di negara tersebut, Falque-Pierrotin menyimpulkan.

Kampanye Akan Menargetkan Penggemar Olahraga Muda

Kampanye baru ANJ dikembangkan oleh RosBeef, yang merupakan agen pemasaran yang berkantor pusat di Paris. Keahlian RosBeef adalah materi pemasaran yang menargetkan audiens yang lebih muda. Alasan regulator memilih biro iklan ini khususnya adalah statistik yang menunjukkan bahwa petaruh yang lebih muda jauh lebih rentan terhadap bahaya perjudian.

Akibatnya, “T’as vu, t’as perdu” pertama-tama akan menargetkan pria muda di bawah 35 tahun, yang menurut survei sebelumnya cenderung bermain tidak bertanggung jawab.

Karena ANJ memahami bahwa kampanye ini mungkin tidak cukup untuk mencegah masalah perjudian, otoritas juga meluncurkan piagam baru yang mencakup standar untuk semua operator selama Piala Dunia di Qatar. Di bawah piagam, perusahaan taruhan harus menahan diri untuk tidak membanjiri media dengan iklan perjudian dan memicu masalah perjudian.

Author: Charles Flores