CEO PUBG India Memuji Keputusan Pemerintah untuk Mengakui Esports

PUBG India CEO Praises Government Decision to Recognize Esports

Pemerintah di negara tersebut secara resmi mengakui esports sebagai bagian dari “acara multi-olahraga”. Mempertimbangkan semakin populernya esports di seluruh dunia, pengakuan baru-baru ini menandai pencapaian yang signifikan bagi negara tersebut.

India Mengakui Esports sebagai Bagian dari Acara Multi-Olahraga

Untuk mengakui esports sebagai bagian dari acara multi-olahraga, India mengubah peraturannya. Presiden negara itu, Droupadi Murmu, menerapkan aturan baru yang menunjuk Departemen Olahraga negara itu sebagai badan pemerintah yang bertugas mengawasi esports. Ini adalah langkah penting karena turnamen dan acara esports sama-sama diakui sebagai acara olahraga di negara ini.

Pengumuman India tersebut langsung terlihat oleh Sean Hyunil Sohn, CEO PUBG India dan kepala pengembangan perusahaan di Krafton. Dia menjelaskan dalam sebuah pernyataan bahwa pengakuan esports di India menandai momen monumental bagi industri game. Selain itu, Sohn menunjukkan bahwa dengan mengakui esports, pemerintah di negara tersebut menegaskan kembali “komitmennya untuk membuat jejak mereka di ekosistem game global”.

“Ini adalah langkah terobosan dari pemerintah dan kami senang melihat pengakuan yang diberikan kepada esports sebagai bagian dari acara multi-olahraga oleh Pemerintah India.”

Sean Hyunil Sohn, CEO PUBG India dan kepala pengembangan perusahaan di Krafton

Menurut kepala pengembangan Krafton, pengakuan esports, akan memberikan peluang baru bagi bisnis dan menciptakan tempat kerja baru. Pada saat yang sama, Sohn mengatakan bahwa ini akan semakin membantu memikat bakat dengan membiarkan pemain muda berlatih dan mengembangkan kemampuannya. “Kami berharap dapat melihat esports lebih terintegrasi dalam permainan kompetitif dan kami sebagai Krafton percaya diri untuk memainkan peran kami dalam memajukan visi ekosistem permainan yang berkembang di India,” tulis Sohn sebagai penutup.

Meski esports terus mendapatkan popularitas di India, negara tersebut masih berkutat dengan masalah perjudian. Saat ini, perjudian berbasis peluang dilarang di India, namun aktivitas perjudian ilegal menarik lebih banyak pelanggan dan menimbulkan kerugian yang signifikan. Selain aktivitas perjudian ilegal, bahaya perjudian semakin didorong oleh peraturan yang tidak efektif.

Author: Charles Flores